Thursday, October 26, 2023

Pasar Beringharjo: Tempat Terbaik untuk Belanja Baju Muslim dan Produk Tradisional

Pasar Beringharjo: Tempat Terbaik untuk Belanja Baju Muslim dan Produk Tradisional

Pasar Beringharjo menawarkan berbagai jenis barang, mulai dari batik, jajanan pasar, uang kuno, pakaian, makanan cepat saji, bahan dasar jamu tradisional, sembako, hingga barang antik. Beberapa produk yang dijual di pasar Beringharjo termasuk:

  1. Kain dan baju batik.
  2. Perlengkapan dapur.
  3. Barang antik dan kuno.
  4. Aneka tas.
  5. Beragam kuliner tradisional.
  6. Aneka gamis dan kaftan.
  7. Jual beli emas.
  8. Sayur, buah, daging, serta ikan.

Menurut David, pemilik Toko Gudang Hijab yang menjual busana muslim grosir dan eceran, penjualannya mengalami peningkatan yang signifikan. Dia mencatat bahwa penjualan busana muslim secara grosir meningkat secara signifikan menjelang Lebaran. Pasar Beringharjo, sebagai pasar terbesar di Kota Yogyakarta, memiliki peran penting dalam penjualan produk seperti ini.

Baca Juga : Toko-Toko (PKL) Sepatu Murah di Jalan ini Tinggal Kenangan, Sudah Pindah

David menjelaskan bahwa peningkatan penjualan disebabkan oleh harga jual produk yang lebih rendah daripada harga pasar, yang dapat dia capai dengan mengimpor barang langsung dari pengrajin dan sebagian dari luar negeri. Konsumen dari berbagai daerah, termasuk Jawa Timur, Purwokerto, Kalimantan, dan Nusa Tenggara Barat, mengunjungi tokonya untuk membeli busana muslim.

Selain David, Yayuk, pedagang busana muslim di Pasar Beringharjo, juga melaporkan peningkatan penjualannya menjelang Lebaran. Namun, dia menyatakan bahwa penjualan tahun ini masih lebih sepi dibandingkan tahun 2022.

Salah satu pembeli, Siti, warga DIY, menyebutkan bahwa dia selalu membeli busana muslim di Pasar Beringharjo menjelang Lebaran karena harganya terjangkau dan bisa ditawar. Baginya, Pasar Beringharjo adalah tempat yang selalu dikunjungi setiap tahun menjelang Lebaran.

Sejarah pasar ini juga menarik, dengan nama “Beringharjo” yang berasal dari kata Jawa “Bering” dan “harja,” yang artinya tempat yang baik dan dapat menyejahterkan rakyat. Pasar ini mulai dibangun pada awal abad ke-20 dan selesai pada Maret 1926, memiliki gaya khas Jawa dan kolonial.

Foto : Go Digital, UMBY Selenggarakan Kelas Sepasar Beringharjo

Tagged :Pengrajin Produk Lokal, Penjualan Busana Muslim, Penjualan di Musim Lebaran, Penjualan Grosir, Perekonomian Yogyakarta, Produk Tradisional, Ramadan 2023, Sejarah Pasar Beringharjo, Toko Gudang Hijab,

No comments:

Post a Comment

Nunu Shop Jogja: Distributor Jilbab Terkemuka dengan Kualitas Unggulan di Yogyakarta

Yogyakarta, kota budaya yang terkenal dengan keindahan alam dan keramahannya, juga menjadi lokasi dari Nunu Shop Jogja. Sebagai distributor ...